바로가기 및 건너띄기 링크
본문 바로가기
주메뉴 바로가기

Pengumuman KCCI

Dari sepak bola hingga curling, orang-orang membawa olahraga ke dalam ruangan

  • waktu postinganSep 17, 2018
File Terlampir

1

Di pusat olahraga layar dalam ruangan, orang-orang dapat menggulung lengan pendek karena tidak memerlukan es apa pun. (Legend Heroes Sports)


Oleh Oh Hyun Woo dan Park So Young 

Jalan-jalan Gangnam-gu yang biasanya penuh sesak tenang pada 28 Agustus karena ada hujan lebat. Namun, pusat olahraga layar dalam ruangan di lingkungan dipenuhi dengan orang-orang berbaris untuk menikmati beberapa olahraga di dalam ruangan.

Kelompok pengunjung antri untuk mencoba tangan mereka di curling. Ketika mereka memindai kartu mereka di kios, itu secara otomatis memesan giliran mereka. Ketika pemain memegang pegangan batu dan melemparkannya ke depan, batu itu meluncur di lantai yang licin dan menabrak layar. Kemudian, batu di layar mulai bergerak. Pemain kemudian menekan empat tombol pada pengontrol mereka untuk memanipulasi sapu virtual di layar. Meskipun ruang itu kecil dan di dalam ruangan, itu cukup untuk curling


2

bisbol digital diamond di pusat olahraga layar dalam ruangan memanfaatkan TI dan layar berteknologi tinggi. (Sports Monster)


Industri olahraga layar dalam ruangan di Korea telah berkembang dengan mantap selama beberapa tahun terakhir. Menurut sebuah kelompok industri, nilai bisnis layar olahraga di Korea telah berkembang dari KRW 1,5 triliun menjadi KRW 5 triliun.


Bisnis layar golf, dengan sendirinya bernilai sekitar KRW 1,2 triliun, sekitar 32 persen dari bisnis golf di luar negeri yang sebenarnya di negara itu, menurut Institut Korea untuk Ekonomi & Perdagangan Industri. Nilai bisnis bisbol layar diharapkan mencapai KRW 1 triliun pada tahun 2020.


“Karena Korea sangat kecil secara geografis, tidak banyak lahan yang bisa digunakan untuk olahraga luar ruangan. Klub golf yang sebenarnya, terutama, menghabiskan banyak waktu dan uang. Di masa lalu, olahraga layar dalam ruangan dianggap sebagai jenis permainan video, tetapi sekarang, berkat teknologi canggih, mereka merasa seperti olahraga yang sebenarnya, ”kata Kim Min-su, peneliti senior di Korea Institute of Sport Science. "Orang-orang terbiasa dengan hiburan dalam ruangan karena ruang noraebangsinging dan kafe video game videobang, yang telah berlaku sebagai elemen dalam budaya populer."


"Dalam tiga atau empat tahun terakhir, industri olahraga layar, yang dimulai dengan layar golf, telah mengadopsi lebih dari 10 olahraga ke dalam bisnis," kata Kim Cheol, sekretaris jenderal di Korea Simulation Sports Culture Association. "Industri akan tumbuh lebih jauh dengan kemajuan teknologi."


Karena olahraga layar dalam ruangan mulai menarik minat di seluruh Korea, terutama di kalangan orang-orang berusia 20-an dan 30-an, itu bisa segera menjadi barang yang harus dicoba bagi wisatawan yang berkunjung ke Korea yang mencari pengalaman unik.


hyunw54@korea.kr


Sumber: Korea.net